
JAKARTA – Harapan publik sepak bola tanah air untuk segera melihat wajah baru di balik kemudi Timnas Indonesia harus sedikit tertunda. PSSI secara resmi mengumumkan bahwa agenda jumpa pers perkenalan pelatih anyar asal Inggris, John Herdman, mengalami pergeseran jadwal dari rencana semula.
Sedianya, sosok yang sukses membawa Kanada mentas di Piala Dunia 2022 tersebut akan diperkenalkan secara resmi pada Senin (12/1/2026). Namun, karena alasan kesehatan yang kurang mendukung, sesi tersebut terpaksa diundur ke hari berikutnya, Selasa (13/1/2026). Penundaan ini menjadi sorotan, mengingat antusiasme suporter yang sudah memuncak sejak kabar kesepakatan Herdman dengan PSSI mencuat ke publik.
Faktor Adaptasi dan Kelelahan Perjalanan
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan klarifikasi terkait perubahan mendadak ini. Menurutnya, keputusan untuk menggeser jadwal diambil demi memastikan proses perkenalan berjalan maksimal dan sang pelatih berada dalam kondisi prima saat berhadapan dengan awak media.
“Sesi jumpa pers John Herdman mundur menjadi Selasa (13/1/2026), pukul 09.00 WIB di Hotel Mulia,” jelas Sumardji pada Minggu malam (11/1/2026). Meski tidak merinci detail gangguan kesehatan yang dialami Herdman, Sumardji mengisyaratkan bahwa faktor kelelahan dan adaptasi cuaca menjadi penyebab utama.
John Herdman diketahui baru saja mendarat di Jakarta pada Sabtu, 10 Januari 2026. Tidak sendiri, pelatih berusia 50 tahun tersebut memboyong serta keluarganya, termasuk istri dan kedua anaknya, untuk menetap di Indonesia. Perjalanan udara jarak jauh dari Amerika Utara menuju Asia Tenggara, ditambah perbedaan kelembapan udara yang ekstrem di Jakarta, tampaknya cukup menguras stamina pria yang dikenal dengan gaya kepemimpinan yang intens tersebut.
“Kondisinya kurang fit. Mungkin penyesuaian cuaca saja,” tambah Sumardji. Waktu ekstra satu hari diharapkan cukup bagi Herdman untuk melakukan pemulihan (recovery) sebelum memulai tugas beratnya membangkitkan performa skuad Garuda di kancah internasional.
Baca Juga:
Cesar Meylan Resmi Dampingi John Herdman di Timnas Indonesia
Perubahan Teknis: Lokasi Tetap, Jam Berubah
Selain pergeseran hari, terdapat sedikit penyesuaian pada waktu pelaksanaan acara. Jika jadwal awal ditetapkan pada pukul 08.30 WIB, maka pada hari Selasa besok, acara akan dimulai sedikit lebih lambat, yakni pukul 09.00 WIB.
PSSI memastikan bahwa lokasi acara tidak mengalami perubahan. Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, tetap dipilih sebagai tempat bersejarah di mana Herdman akan pertama kali memaparkan visi, misi, serta profil singkatnya di hadapan publik Indonesia. Sesi ini sangat dinantikan karena Herdman dijadwalkan akan menjawab berbagai pertanyaan krusial dari media, mulai dari target jangka pendek di kualifikasi turnamen hingga filosofi permainan yang akan ia terapkan pada Marselino Ferdinan dan kawan-kawan.
Profil John Herdman: Mengapa Dia Sangat Dinantikan?
Kedatangan John Herdman bukan tanpa alasan. Rekam jejaknya sebagai “pelatih transformatif” menjadi daya tarik utama bagi PSSI. Herdman memiliki portofolio langka dalam dunia sepak bola internasional:
- Transformasi Sepak Bola Kanada: Ia adalah sosok yang berhasil mengangkat tim putra Kanada dari posisi yang tidak diperhitungkan menjadi juara kualifikasi zona CONCACAF dan membawa mereka kembali ke Piala Dunia setelah penantian 36 tahun.
- Kesuksesan di Sepak Bola Wanita: Sebelum menangani tim putra, Herdman meraih dua medali perunggu Olimpiade bersama tim nasional wanita Kanada, membuktikan fleksibilitas dan keahlian taktiknya di berbagai level.
- Filosofi Berbasis Budaya: Herdman dikenal sangat mementingkan budaya ruang ganti dan persatuan tim. Pendekatan “Brotherhood” yang ia bangun di Kanada diharapkan bisa diimplementasikan pada keberagaman latar belakang pemain Timnas Indonesia saat ini.
Publik sepak bola Indonesia menaruh harapan besar pada pundak Herdman. Dengan skema pemain keturunan dan talenta lokal yang semakin kompetitif, Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang mampu menyatukan potensi tersebut menjadi kekuatan kolektif yang solid.
Penundaan selama 24 jam ini di satu sisi memberikan waktu bagi Herdman untuk “menghirup udara Jakarta” lebih dalam secara privat sebelum masuk ke dalam hiruk-pikuk tekanan media nasional yang dikenal sangat vokal. PSSI menegaskan bahwa penundaan ini murni masalah teknis kesehatan dan tidak mengubah substansi dari kontrak kerja yang telah disepakati kedua belah pihak.
Selasa pagi besok akan menjadi tonggak sejarah baru. Di Hotel Mulia, sebuah era baru di bawah kendali John Herdman akan dimulai secara resmi. Apakah tangan dinginnya mampu membawa Garuda terbang lebih tinggi di panggung Asia dan dunia? Jawabannya akan mulai terungkap seiring berjalannya sesi tanya jawab perdana besok pagi.